Wgfilm21 sponsor

Once Upon a Time in the Middle East (2026) Sub Indo

22 voting, rata-rata 9.0 dari 10

Once Upon a Time in the Middle East adalah film drama-perang asal Tiongkok yang menggabungkan kisah keluarga, persahabatan, kehidupan diaspora, dan tragedi perang. Judul aslinya adalah 《欢迎来龙餐馆》 (Huan Ying Lai Long Can Guan), yang secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai “Selamat Datang di Restoran Naga.”

Film ini disutradarai oleh Wen Muye (文牧野), dengan Shen Teng (沈腾) dan Jiang Qiming (蒋奇明) sebagai pemeran utama. Skenarionya ditulis oleh Wen Muye, Qunli Lang, dan Wei Zhong. Film berdurasi sekitar 140–141 menit ini mulai diputar di Tiongkok pada 11 Agustus 2026 setelah pemutaran perdana pada 8 Agustus. (IMDb)

🎬 Informasi Film

Keterangan Detail
Judul Once Upon a Time in the Middle East
Judul asli 《欢迎来龙餐馆》
Tahun 2026
Genre Drama, Perang, Komedi
Durasi ±140–141 menit
Negara Tiongkok
Bahasa Mandarin, Inggris, Arab
Sutradara Wen Muye
Penulis Wen Muye, Qunli Lang, Wei Zhong
IMDb tt34386754
TMDb 1391021
Pemeran utama Shen Teng, Jiang Qiming, Omar Sherif, Aarif Lee
Rilis Tiongkok 11 Agustus 2026

IMDb mencatat film ini sebagai drama dan perang dengan durasi 2 jam 21 menit, sedangkan sumber industri Tiongkok mencatat durasi sekitar 140 menit. (IMDb)


📖 Sinopsis

Xu Fu adalah seorang pria biasa yang terpaksa meninggalkan Tiongkok dan pergi ke Timur Tengah untuk bekerja sebagai koki di sebuah restoran China. Ia memiliki beban keluarga yang besar dan harus bekerja keras untuk melunasi utang keluarganya.

Di tempat yang sama, Xu Fu bertemu dengan Ma Junsheng, manajer lantai sebuah restoran China bernama Dragon Restaurant.

Keduanya memiliki kepribadian yang berbeda, tetapi keadaan membuat mereka harus bekerja sama. Xu Fu mengandalkan kemampuan memasaknya, sedangkan Ma Junsheng memiliki kemampuan mengelola restoran dan berhubungan dengan para pelanggan.

Perlahan, Dragon Restaurant mulai berkembang.

Dengan menyajikan makanan China yang autentik, restoran tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat setempat. Dari sebuah tempat makan sederhana, Dragon Restaurant berubah menjadi tempat yang ramai dan populer.

Namun, kehidupan mereka yang mulai stabil ternyata tidak berlangsung lama.

Perang pecah di kawasan tersebut.

Situasi yang sebelumnya sudah cukup sulit berubah menjadi jauh lebih berbahaya. Ledakan, baku tembak, ketidakstabilan politik, dan kekacauan mulai menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Tidak ada lagi tempat yang benar-benar aman.

Dragon Restaurant yang sebelumnya menjadi tempat untuk mencari nafkah perlahan berubah menjadi tempat perlindungan sekaligus rumah bagi orang-orang yang berada di dalamnya.

Xu Fu dan Ma Junsheng harus menghadapi kenyataan bahwa mereka bukan lagi sekadar pemilik dan pekerja restoran. Mereka kini harus memikirkan keselamatan diri sendiri sekaligus orang-orang di sekitar mereka.

Di tengah kekacauan tersebut, Xu Fu semakin dekat dengan sejumlah anak dari lingkungan setempat, termasuk Seif. Hubungan mereka berkembang menjadi seperti sebuah keluarga kecil yang terbentuk secara tidak sengaja di tengah perang.

Bagi Xu Fu, restoran tersebut bukan lagi sekadar tempat bekerja.

Dragon Restaurant menjadi rumah.

Dan orang-orang yang berada di sana menjadi keluarga yang harus ia lindungi.

Ketika konflik semakin memburuk, mereka dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit. Bertahan berarti mempertaruhkan nyawa. Pergi berarti meninggalkan orang-orang yang sudah mereka anggap sebagai keluarga.

Tidak ada keputusan yang benar-benar aman.

Tidak ada tempat untuk benar-benar bersembunyi.

Perang akhirnya menghapus batas antara kehidupan pribadi dan konflik bersenjata. Orang-orang biasa yang awalnya hanya ingin bekerja dan menjalani kehidupan sederhana harus berhadapan dengan kenyataan bahwa perang tidak pernah memilih siapa yang akan menjadi korbannya.

Xu Fu dan Ma Junsheng pun berusaha mempertahankan Dragon Restaurant di tengah situasi yang semakin tidak terkendali.

Mereka bukan tentara.

Mereka bukan pahlawan perang.

Mereka hanyalah dua orang yang mencoba bertahan hidup dan melindungi keluarga yang mereka temukan di tempat yang sangat jauh dari rumah.

Film ini menggunakan perjalanan Xu Fu dan Dragon Restaurant untuk menggambarkan dampak perang dari sudut pandang masyarakat biasa. Konfliknya bukan hanya mengenai senjata dan pertempuran, tetapi juga tentang bagaimana perang menghancurkan rutinitas, keluarga, pekerjaan, dan rasa aman manusia.

Sumber resmi Tiongkok menggambarkan inti cerita sebagai kisah Xu Fu yang pergi ke Timur Tengah untuk bekerja sebagai koki demi membayar utang keluarga, kemudian bersama Ma Junsheng membangun Dragon Restaurant. Ketika perang pecah, kehidupan mereka berubah secara drastis dan mereka tidak dapat lagi menghindari dampaknya.


👥 Daftar Pemain

Pemeran utama

  • Shen Teng sebagai Xu Fu (徐福)
  • Jiang Qiming sebagai Ma Junsheng (马俊生)
  • Omar Sherif sebagai Seif
  • Aarif Lee sebagai Tony
  • Sherif Sabry sebagai Zayd
  • Ahmed Salim sebagai Ali
  • Faruk Muhammad sebagai Jamal
  • Russell Shealy sebagai Morgan
  • Naira Al-Qasim sebagai Lina
  • Karma Hazim sebagai Susu
  • Wei Qing sebagai Ibu Xu
  • Zhang Xiwei sebagai Xu Le
  • Yasmine Rahmy sebagai Amina
  • Peter Daniel Adams sebagai Sentry
  • Tanner Hagen sebagai Joel Brady
  • Michael Koltes sebagai Olwell
  • Christopher Sky sebagai Chef B
  • John F. Cruz sebagai Presiden Amerika Serikat

IMDb mencantumkan 16 pemeran utama/kredit teratas, sementara sumber film Tiongkok mencatat daftar pemeran yang lebih luas. (IMDb)


🎥 Sutradara

Wen Muye (文牧野)

Wen Muye merupakan sutradara dan penulis skenario asal Tiongkok yang menjadi pengarah utama Once Upon a Time in the Middle East.

Untuk film ini, Wen Muye membawa gaya drama realistis ke dalam cerita yang berlatar konflik Timur Tengah. Film tersebut juga menggunakan pendekatan visual IMAX, dengan tujuan menempatkan kehidupan karakter-karakter kecil di tengah skala perang yang jauh lebih besar. (1905)

Menariknya, film ini tidak hanya memosisikan perang sebagai latar belakang aksi. Fokus utamanya tetap berada pada manusia biasa yang berusaha mempertahankan kehidupan mereka ketika lingkungan di sekitar mereka berubah menjadi medan konflik.


✍️ Penulis

Skenario Once Upon a Time in the Middle East ditulis oleh:

  • Wen Muye
  • Qunli Lang (郎群力)
  • Wei Zhong (钟伟)

Ketiganya tercantum sebagai penulis dalam kredit IMDb dan sumber industri film Tiongkok. (IMDb)

Film ini juga memiliki latar cerita yang terinspirasi oleh pengalaman nyata warga China yang pernah menjalankan bisnis di Irak pada masa perang. Salah satu kisah yang menjadi inspirasi berkaitan dengan pengalaman membuka restoran China di Baghdad dan menghadapi kondisi perang, termasuk bagaimana restoran dapat berfungsi sebagai tempat usaha sekaligus ruang bertahan hidup. (Baidu Baike)


🍜 Dragon Restaurant: Lebih dari Sekadar Restoran

Salah satu elemen terpenting film adalah Dragon Restaurant.

Pada awalnya, restoran tersebut hanyalah sumber penghasilan bagi Xu Fu dan Ma Junsheng. Mereka berusaha menarik pelanggan dengan makanan China yang autentik.

Namun ketika perang semakin parah, makna restoran tersebut berubah.

Dragon Restaurant menjadi simbol rumah.

Tempat tersebut mempertemukan orang-orang dari berbagai latar belakang dan membuat Xu Fu menemukan sebuah keluarga baru di negeri asing.

Bahkan materi produksi film menggambarkan hubungan Xu Fu dengan Seif dan anak-anak dari panti asuhan sebagai sebuah keluarga khusus, dengan Xu Fu berperan seperti seorang ayah yang berusaha melindungi mereka. (1905)


⭐ Kesimpulan

Once Upon a Time in the Middle East bukan sekadar film perang tentang Timur Tengah. Film ini lebih tepat dilihat sebagai drama kemanusiaan tentang orang-orang biasa yang terjebak dalam situasi luar biasa.

Melalui kisah Xu Fu dan Ma Junsheng, film memperlihatkan bagaimana sebuah restoran kecil dapat berubah menjadi rumah, tempat perlindungan, sekaligus simbol harapan ketika perang menghancurkan kehidupan di sekitarnya.

Dengan Shen Teng yang biasanya dikenal lewat film-film komedi, film ini juga memberikan kesempatan untuk melihat sisi yang lebih serius dari kemampuan aktingnya. Dipadukan dengan Jiang Qiming, Omar Sherif, dan Aarif Lee, cerita berkembang dari drama kehidupan sehari-hari menjadi kisah survival dan kemanusiaan yang semakin intens.

Pada akhirnya, pertanyaan terbesar film bukanlah siapa yang menang dalam perang, melainkan:

Bagaimana manusia biasa tetap menjadi manusia ketika dunia di sekeliling mereka telah kehilangan kedamaian?

Once Upon a Time in the Middle East menggunakan restoran, makanan, persahabatan, dan keluarga sebagai cara untuk berbicara tentang perang, kehilangan, keberanian, dan harapan untuk kembali pulang. (1905)

Diposting pada:
Dilihat:1
Tahun:
Durasi: 140 Min
Negara:
Rilis:
Bahasa:普通话, العربية, English
Pendapatan:$ 134.100.000,00
Direksi:

Download Once Upon a Time in the Middle East (2026) Sub Indo